Surah Fushshilat: jumlah Ayat: 54


haa-miim 1. Haa Miim. [1331 ] [1331 ] Lihat footnote [10 ] tanziilun mina alrrahmaani alrrahiimi 2. Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. kitaabun fushshilat aayaatuhu qur-aanan 'arabiyyan liqawmin ya'lamuuna 3. Kitab yang dijelaskan ayat- ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui, basyiiran wanadziiran fa-a'radha aktsaruhum fahum laa yasma'uuna 4. yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, tidak mau mendengarkan. waqaaluu quluubunaa fii akinnatin mimmaa tad'uunaa ilayhi wafii aatsaaninaa waqrun wamin bayninaa wabaynika hijaabun fai'mal innanaa 'aamiluuna 5. Mereka berkata: "Hati kami berada dalam tutupan (yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan dan antara kami dan kamu ada dinding, maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula)." qul innamaa anaa basyarun mitslukum yuuhaa ilayya annamaa ilaahukum ilaahun waahidun faistaqiimuu ilayhi waistaghfiruuhu wawaylun lilmusyrikiina 6. Katakanlah: "Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya. Dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya, alladziina laa yu/tuuna alzzakaata wahum bial-aakhirati hum kaafiruuna 7. ( yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat. inna alladziina aamanuu wa'amiluu alshshaalihaati lahum ajrun ghayru mamnuunin 8. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya". qul a-innakum latakfuruuna bialladz ii khalaqa al-ardha fii yawmayni wataj'aluuna lahu andaa dan dzaalika rabbu al'aalamiina 9. Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam". waja'ala fiihaa rawaasiya min fawqihaa wabaaraka fiihaa waqaddara fiihaa aqwaatahaa fii arba'ati ayyaamin sawaa-an lilssaa-iliina 10. Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. waqaaluu lijuluudihim lima syahidtum 'alaynaa qaaluu anthaqanaa allaahu alladzii anthaqa kulla syay-in wahuwa khalaqakum awwala marratin wa-ilayhi turja'uuna 21. Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?" Kulit mereka menjawab: "Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan". wamaa kuntum tastatiruuna an yasyhada 'alaykum sam'ukum walaa abshaarukum walaa juluudukum walaakin zhanantum anna allaaha laa ya'lamu katsiiran mimmaa ta'maluuna 22. Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu [1333 ] bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. [1333 ] Mereka itu berbuat dosa dengan terang-terangan karena mereka menyangka bahwa Allah tidak mengetahui perbuatan mereka dan mereka tidak mengetahui bahwa pendengaran, penglihatan dan kulit mereka akan menjadi saksi di akhirat kelak atas perbuatan mereka. wadzaalikum zhannukumu alladzii zhanantum birabbikum ardaakum fa-ashbahtum mina alkhaasiriina 23. Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi. fa-in yashbiruu faalnnaaru matswan lahum wa-in yasta'tibuu famaa hum mina almu'tabiina 24. Jika mereka bersabar (menderita azab) maka nerakalah tempat diam mereka dan jika mereka mengemukakan alasan-alasan, maka tidaklah mereka termasuk orang-orang yang diterima alasannya. waqayyadhnaa lahum quranaa-a fazayyanuu lahum maa bayna aydiihim wamaa khalfahum wahaqqa 'alayhimu alqawlu fii umamin qad khalat min qablihim mina aljinni waal-insi innahum kaa nuu khaasiriina 25. Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka [1334 ] dan tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari jinn dan manusia, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi. [1334 ] Yang dimaksud dengan "yang ada di hadapan" ialah nafsu dan kelezatan di dunia yang sedang dicapai, sedang yang dimaksud dengan "di belakang mereka" ialah angan- angan dan cita-cita yang tidak dapat dicapai. waqaala alladziina kafaruu laa tasma'uu lihaadzaa alqur-aani wailghaw fiihi la'allakum taghlibuuna 26. Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh- sungguh akan Al-Qur'an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka". falanudziiqanna alladziina kafaruu 'adzaaban syadiidan walanajziyannahum aswa-a alladz ii kaanuu ya'maluuna 27. Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras kepada orang-orang kafir dan Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan seburuk- buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. dzaalika jazaau a'daa-i allaahi alnnaaru lahum fiihaa daaru alkhuldi jazaa-an bimaa kaanuu bi-aayaatinaa yajhaduuna 28. Demikianlah balasan terhadap musuh-musuh Allah, (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami. waqaala alladziina kafaruu rabbanaa arinaa alladzayni adhallaanaa mina aljinni waal- insi naj'alhumaa tahta aqdaaminaa liyakuunaa mina al- asfaliina 29. Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb kami perlihatkanlah kepada kami dua jenis orang yang telah menyesatkan kami (yaitu) sebagian dari jinn dan manusia agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami supaya kedua jenis itu menjadi orang- orang yang hina". inna alladziina qaaluu rabbunaa allaahu tsumma istaqaamuu tatanazzalu 'alayhimu almalaa- ikatu allaa takhaafuu walaa tahzanuu wa-absyiruu bialjannati allatii kuntum tuu'aduuna 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu". * nahnu awliyaaukum fii alhayaati alddunyaa wafii al-aakhirati walakum fiihaa maa tasytahii anfusukum walakum fiihaa maa tadda'uuna 31. Kamilah pelindung- pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. nuzulan min ghafuurin rahiimin 32. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. waman ahsanu qawlan mimman da'aa ilaa allaahi wa'amila shaalihan waqaala innanii mina almuslimiina 33. Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" walaa tastawii alhasanatu walaa alssayyi-atu idfa' biallatii hiya ah sanu fa-idzaa alladzii baynaka wabaynahu 'adaawatun ka- annahu waliyyun hamiimun 34. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. wamaa yulaqqaahaa illaa alladziina shabaruu wamaa yulaqqaahaa illaa dzuu hazhzhin 'azhiimin 35. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. wa-immaa yanzaghannaka mina alsysyaythaani nazghun faista'idz biallaahi innahu huwa alssamii'u al'aliimu 36. Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. wamin aayaatihi allaylu waalnnahaaru waalsysyamsu waalqamaru laa tasjuduu lilsysyamsi walaa lilqamari wausjuduu lillaahi aladzii khalaqahunna in kuntum iyyaa hu ta'buduuna 37. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah. fa-ini istakbaruu faalladziina 'inda rabbika yusabbihuuna lahu biallayli waalnnahaari wahum laa yas-amuuna 38. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka tidak jemu-jemu. wamin aayaatihi annaka taraa al-ardha khaasyi'atan fa-idzaa anzalnaa 'alayhaa almaa-a ihtazzat warabat inna alladzii ahyaahaa lamuhyii almawtaa innahu 'alaa kulli syay-in qadiirun 39. Dan di antara tanda-tanda- Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. inna alladziina yulhiduuna fii aayaatinaa laa yakhfawna 'alaynaa afaman yulqaa fii alnnaari khayrun amman ya/tii aaminan yawma alqiyaamati i'maluu maa syi/tum innahu bimaa ta'maluuna bashiirun 40. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang- orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik, ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. * inna alladziina kafaruu bialdzdzikri lammaa jaa-ahum wa-innahu lakitaabun 'aziizun 41. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah kitab yang mulia. laa ya/tiihi albaathilu min bayni yadayhi walaa min khalfihi tanziilun min hakiimin hamiidin 42. Yang tidak datang kepadanya (Al-Qur'an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. maa yuqaalu laka illaa maa qad qiila lilrrusuli min qablika inna rabbaka ladz uu maghfiratin wadzuu 'iqaabin aliimin 43. Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Rabb-mu benar-benar mempunyai ampunan dan hukuman yang pedih. walaw ja'alnaahu qur-aanan a'jamiyyan laqaaluu lawlaa fushshilat aayaatuhu a- a'jamiyyun wa'arabiyyun qul huwa lilladz iina aamanuu hudan wasyifaaun waalladziina laa yu/ minuuna fii aatsaanihim waqrun wahuwa 'alayhim 'aman ulaa- ika yunaadawna min makaanin ba'iidin 44. Dan jikalau Kami jadikan Al- Qur'an itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah (patut Al-Qur'an) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab? Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mu'min. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka [1335 ]. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh". [1335 ] artinya tidak memberi petunjuk bagi mereka. walaqad aataynaa muusaa alkitaaba faikhtulifa fiihi walawlaa kalimatun sabaqat min rabbika laqudhiya baynahum wa-innahum lafii syakkin minhu muriibin 45. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Taurat lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau tidak ada keputusan yang telah terdahulu dari Rabb-mu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibinasakan. Dan Sesungguhnya mereka terhadap Al-Qur'an benar-benar dalam keragu-raguan yang membingungkan. man 'amila shaalihan falinafsihi waman asaa-a fa'alayhaa wamaa rabbuka bizhallaamin lil'abiidi 46. Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka (dosanya) untuk dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba- hambaNya. ilayhi yuraddu 'ilmu alssaa'ati wamaa takhruju min tsamaraatin min akmaamihaa wamaa tahmilu min untsaa walaa tadha'u illaa bi'ilmihi wayawma yunaadiihim ayna syurakaa-ii qaaluu aadzannaaka maa minnaa min syahiidin 47. Kepada-Nyalah dikembalikan pengetahuan tentang hari Kiamat [1336 ]. Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari Tuhan memanggil mereka: "Dimanakah sekutu-sekutu-Ku itu?" [1137 ], mereka menjawab: "Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorangpun di antara kami yang memberi kesaksian (bahwa Engkau punya sekutu)". [1336 ] Maksudnya: Hanya Allah- lah yang mengetahui kapan datangnya hari Kiamat itu. [1337 ] Yang dimaksud "sekutu- sekutuKu" ialah berhala-berhala yang mereka anggapa sebagai sekutu Tuhan. wadhalla 'anhum maa kaanuu yad'uuna min qablu wazhannuu maa lahum min mahiishin 48. Dan hilang lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka sembah dahulu, dan mereka yakin bahwa tidak ada bagi mereka satu jalan keluarpun. laa yas-amu al-insaanu min du'aa-i alkhayri wa-in massahu alsysyarru fayauusun qanuuth un 49. Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan. wala-in adzaqnaahu rahmatan minnaa min ba'di dharraa-a massat-hu layaquulanna haadzaa lii wamaa azhunnu alssaa'ata qaa-imatan wala-in ruji'tu ilaa rabbii inna lii 'indahu lalhusnaa falanunabbi-anna alladziina kafaruu bimaa 'amiluu walanudziiqannahum min 'adzaabin ghaliizhin 50. Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: "Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari Kiamat itu akan datang. Dan jika aku dikembalikan kepada Tuhanku maka sesungguhnya aku akan memperoleh kebaikan pada sisiNya." Maka Kami benar-benar akan memberitakan kepada orang-orang kafir apa yang telah mereka kerjakan dan akan Kami rasakan kepada mereka azab yang keras. * wa-idzaa an'amnaa 'alaa al- insaani a'radha wanaaa bijaanibihi wa-idzaa massahu alsysyarru fadzuu du'aa-in 'ariidhin 51. Dan apabila Kami memberikan ni'mat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdo'a. qul ara-aytum in kaana min 'indi allaahi tsumma kafartum bihi man adhallu mimman huwa fii syiqaaqin ba'iidin 52. Katakanlah: "Bagaimana pendapatmu jika (Al-Qur'an) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh?" sanuriihim aayaatinaa fii al- aafaaqi wafii anfusihim hattaa yatabayyana lahum annahu alh aqqu awa lam yakfi birabbika annahu 'alaa kulli syay-in syahiidun 53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? alaa innahum fii miryatin min liqaa-i rabbihim alaa innahu bikulli syay-in muhiithun 54. Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger