Beberapa hari yang lalu laptop saya mati dengan sendirinya setelah
saya main game 3D, setelah itu saya coba hidupkan kembali tapi tak ada
respon, laptop saya mati total. layar, lampu indikator mati dan tidak
ada suara kipas prosesor. sejenak saya sempat panik, jangan-jangan
laptop saya rusak untuk selamanya, tapi kemudian saya berharap bahwa
laptop saya bisa dihidupkan kembali, dengan anggapan saya waktu itu
bahwa yang rusak itu bagian power motherboard laptop. malam harinya
laptop saya bongkar, dan adaptor saya test ternyata masih berfungsi.
yang agak rumit adalah melepas baut sekrup yang ada di laptop karena
jumlahnya banyak, variatif dan kadang tempatnya agak terselip diantara
komponen-komponen motherboard, sehingga tidak terlihat mata.
sebelum membongkar laptop, saya menyiapkan beberapa alat yaitu: Tang,
satu set aneka obeng, lampu motor dan kabel (pengganti multitester
karena multitester yang sering saya gunakan sedang rusak).
saya
mulai dengan membongkar sekrup di bagian bawah laptop kemudian membuka
penutup keyboard, melepas keyboard dan kabelnya, melepas heatsink
prosesor dan kipasnya, melepas kabel touch pad, melepas DVD ROM dan hard
disk, melepas RAM dan WIFI, mencabut kabel layar, kemudian melepas
sekrup mainboard. ada dua sekrup yang cukup unik, untuk membukanya saya
menggunakan tang. sekrup itu adalah sekrup port monitor eksternal di
bagian belakang laptop.
kemudian setelah mainboardnya berhasil terlepas, saya bersihkan
debu-debu yang menempel agar komponen dan solderannya bisa terlihat.
saya berharap bisa menemukan komponen yang terbakar, tapi ternyata tidak
ada dan semua komponen terlihat normal. kemudian saya lihat di bagian
bawah motherboard untuk melihat solderan komponen dan jalur perkawatan,
ternyata saya melihat di bagian solderan jack power motherboard timahnya
sudah aus (saya menduga penyebabnya adalah overheating, karena beberapa
hari belakangan sering saya gunakan untuk main game) setelah saya cek
ternyata benar arusnya tidak masuk di bagian ini, padahal jack power
dari adaptor sudah saya masukkan.
kemudian bagian itu saya kerok pake silet sebelum saya solder
kembali, lalu setelah saya solder, motherboard saya tes dengan
mencolokkan dengan adaptor dan ketika saya tekan tombol power,
Alhamdulillah lampu indikatornya menyala kembali. saya cukup lega karena
laptop saya bukan chipset motherbardnya yang rusak.
setelah yakin motherboard normal,
saya mulai merakit kembali. kemudian saya mencoba menghidupkan dengan
layar, RAM dan hard disk dalam keadaan terpasang. ternyata normal bisa
jalan kembali tetapi BIOS harus disetting ulang, tidak bisa langsung
booting. saat membongkar laptop, saya sempat pula melepas baterai
BIOSnya sehingga setting BIOS kembali ke default. saya sarankan baterai
BIOS dan processor tak usah dilepas, biarkan menempel dengan
mainboardnya.
untuk kasus lainya mungkin
problemnya bisa bermacam-macam. saya menulis ini dengan harapan bisa
digunakan untuk referensi bagi anda-anda yang mungkin laptopnya
bermasalah yaitu mati total.
——00——
kalau sempat, silakan kunjungi blog saya lainnya yaitu:







0 komentar:
Posting Komentar