Kerjakan Soal dibawah ini dengan benar
1. Jelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan analisislah mengapa HAKI sangat penting bagi seorang wirausahawan yang baru menciptakan produk inovatif!
2. Terdapat berbagai jenis HAKI di Indonesia. Uraikan perbedaan mendasar antara Hak Cipta, Paten, dan Merek. Berikan masing-masing satu contoh konkret produk atau karya yang dilindungi oleh ketiga jenis HAKI tersebut!
3. Dalam pengembangan produk baru, pembuatan prototype adalah tahap yang krusial. Definisikan apa itu prototype dan sebutkan tiga (3) tujuan utama mengapa seorang wirausaha harus membuat prototype sebelum melakukan produksi massal!
4. Biaya produksi adalah pondasi dalam menentukan harga jual. Sebutkan dan jelaskan tiga (3) komponen utama yang membentuk struktur biaya produksi!
5. Studi Kasus Perhitungan: Sebuah usaha mikro bernama "Keripik Inovatif" memproduksi 500 bungkus keripik dalam satu siklus produksi. Rincian biayanya adalah sebagai berikut:
Biaya bahan baku singkong dan bumbu: Rp 1.500.000
Biaya tenaga kerja langsung (upah 2 karyawan): Rp 1.000.000
Biaya kemasan, listrik, dan gas (Overhead): Rp 500.000 Berdasarkan data di atas, hitunglah total biaya produksi dan Harga Pokok Produksi (HPP) per bungkusnya!
6. Produksi massal sering menjadi tujuan akhir sebuah inovasi produk. Jelaskan pengertian dari produksi massal dan uraikan empat (4) ciri-ciri utamanya!
7. Menerapkan sistem produksi massal memiliki dampak positif dan negatif. Lakukan analisis SWOT sederhana (hanya pada aspek Strength/Kekuatan dan Weakness/Kelemahan) mengenai penerapan sistem produksi massal bagi sebuah perusahaan!
8. Agar produksi massal berjalan lancar, diperlukan perencanaan yang matang. Sebutkan lima (5) faktor atau aspek yang harus dipertimbangkan dalam menyusun perencanaan produksi massal!
9. Dalam proses produksi dikenal istilah line balancing (keseimbangan lintasan). Jelaskan apa yang dimaksud dengan line balancing dan apa tujuannya dalam alur produksi massal!
10. Sebelum diluncurkan ke pasar secara luas, produk harus melalui tahap pengujian. Mengapa pengujian produk (product testing) sangat penting dan risiko apa yang mungkin terjadi jika tahap ini dilewatkan?
11. Pengujian produk dapat dibagi menjadi pengujian teknis dan pengujian preferensi/pasar. Jelaskan perbedaan antara kedua jenis pengujian tersebut dan informasi apa yang ingin didapatkan dari masing-masing pengujian!
12. Di Indonesia, kita mengenal SNI (Standar Nasional Indonesia). Jelaskan peran SNI dalam kaitannya dengan kualitas produk dan perlindungan konsumen!
13. Kualitas produk harus dijaga dari awal hingga akhir. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pengendalian Mutu (Quality Control) dan pada tahapan mana saja dalam proses produksi pengendalian mutu sebaiknya dilakukan?
14. Sebuah produk inovatif telah berhasil diproduksi massal dan dipasarkan. Namun, sebagai wirausaha, proses tidak berhenti di situ. Uraikan aspek-aspek apa saja yang perlu dievaluasi dari kinerja produk tersebut setelah berada di tangan konsumen selama beberapa bulan!


0 komentar:
Posting Komentar